menunggu jam buka perpust., aku duduk2 di Victoria Park, taman luas
sebelah kampus.
Minggu siang, park ini dikapling oleh beberapa grup peminat bola, ada
bola sepak, ada rugby juga cricket.
Ada satu petak yg kontan menarik hati. Sekelompok bule melawan org2 Asia
selatan, mungkin antar kontrakan. Dgn rompi latihan, gawang
beneran/removable, 2 hakim garis dan 1 wasit berbaju hitam, sibuklah 22
org itu mengejar-ngejar bola.
Sampai kemudian terjadi pelanggaran di kotak penalty oleh kiper bule. Si
kiper ngotot dia 'bersih' saat curi bola. Waktu mau dipenalti, kipernya
bersikukuh menolak penalti lalu walk out ke tepi lapangan. Wasit yg sama-sama
mahasiswanya kelihatan bingung dan lalu berunding dgn hakim garis. Tak berapa lama dan
dengan kikuknya wasit kemudian mengeluarkan kartu merah.
Kontan aku yakin permainan pasti bubar, ini kan hanya pertandingan iseng
antar kelompok mahasiswa, bukan klub resmi, apalagi antar tim afghan
versus tim US :D
masa sih kartu merah aja diikuti?
Tapi apa yg terjadi ?
Mereka kemudian meneruskan pertandingan, kiper diganti pemain lain, penalty gagal dan 3 menit
kemudian gol silang utk tim bule.
Indahnya permainan jika ada aturan yg diikuti dan wasit yg dihormati.
Aku pergi dr lapangan itu, dgn mulut kering memikirkan Indonesia.
Leicester, Sept 2001